Sebelum kita mulai dengan contoh-contoh sensor. Kita ketahui dulu apa itu sensor atau tranduser.
Sensor adalah sebuah perangkat/ piranti/ komponen yang digunakan untuk mengubah variasi mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik.
Tranduser adalah sebuah perangkat/ piranti/ komponen yang digunakan untuk merubah suatu energi ke energi yang lain.
Contoh macam-macam sensor:
1. Sensor temperatur air
Sensor ini
dihubungkan dengan thermistor yang mengubah temperatur air menjadi nilai
resistan. Thermistor ini
memiliki karakteristik nilai resistan yang besar jika temperatur air rendah,
dan memiliki nilai resistan yang kecil ketika temperatur air tinggi (panas). Contoh gambar
disamping, di aplikasikan pada sensor air radiator kendaraan.
2. Sensor temperatur udara
Sensor temperatur udara dihubungkan dengan thermistor, dengan karakteristik hampir sama dengan sensor temperatur air.
3. Sensor oksigen
4. Sensor pergerakan manusia

Sensor
PIR (passive infrared) adalah sensor yang biasanya digunakan dalam perancangan
detektor gerakan berbasis PIR. Karena semua benda memancarkan energi radiasi,
sebuah gerakan akan terdeteksi ketika sumber inframerah dengan suhu tertentu
(misal: manusia) melewati sumber inframerah
yang lain dengan suhu yang berbeda (misal: dinding), maka sensor akan
membandingkan pancaran inframerah yang diterima setiap satuan waktu, sehingga
jika ada gerakan maka terjadi perubahan pembacaan pada sensor
5. Sensor cahaya
Sensor cahaya merubah besaran optik (cahaya) menjadi beasaran
elektrik. Contoh sensor cahaya seperti photovoltaic/solar cell, LDR (light dependent
resistor), photo diode dan photo transistor.
Peralatan yang menggunakan sensor cahaya adalah kalkulator,
lampu penerangan otomatis, dsb.
6. Sensor logam
Sensor logam atau proximity switch adalah sensor atau switch yang mendeteksi logam berdasarkan jarak yang diperolehnya.
Sensor sonar atau ultrasonik menggunakan rambatan energi akustik pada frekuensi yang lebih tinggi dibanding pendengaran normal manusia untuk memperoleh informasi dari lingkungan
8. Thermocouple
Thermocouple pada pokoknya terdiri dari sepasang penghantar yang berbeda disambung las dilebur bersama satu sisi membentuk “hot” atau sambungan pengukuran yang ada ujung-ujung bebasnya untuk hubungan dengan sambungan referensi. Perbedaan suhu antara sambuungan pengukuran dengan sambungan referensi harus muncul untuk alat ini sehingga berfungsi sebagai thermocouple.
Prinsip kerja sensor tekanan ini adalah mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Ukuran ketegangan didasarkan pada prinsip bahwa tahanan penghantar berubah dengan panjang dan luas penampang.
10. Sensor suhu IC
Sensor suhu dengan IC ini menggunakan silikon untuk elemen yang merasakan. Memiliki konfigurasi output tegangan dan arus. Meskipun terbatas dalam rentang suhu (dibawah 200oC) tetapi menghasilkan output yang sangat linear diatas rentang kerja.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar